- Input data calon konsumen
- Follow up jejak konsumen sehingga mengetahui sampai mana proses konsumen tersebut
- Input data Transaksi SPR (surat pemesanan Rumah)
- Sales Price List
Tampilkan postingan dengan label cara jadi marketing online. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cara jadi marketing online. Tampilkan semua postingan
Selasa, 11 Desember 2018
SID Pro II - Input Data Calon Konsumen Perumahan Cepat dan Akurat..
09.21aplikasi developer properti, belajar bisnis properti developer, belajar marketing pemula, cara jadi marketing online, digital marketing propertyNo comments
Perkembangan teknologi informasi di Indonesia mengikuti perkembangan yang bergerak dalam bidang bisnis properti. Sebagaimana diketahui bahwa makin cepatnya dalam melayani konsumen dalam hal proses pengolahan data meningkatkan kepuasan konsumen.
Dengan adanya perkembangan system informasi properti yang berbasis Website akan membantu berbagai macam masalah dalam merapikan data transaksi, sehingga meningkatkan operasional internal karna data dapat diolah dengan cepat dan akurat sehingga menghasilkan suatu informasi yang bermanfaat.
AREA MARKETING SEBAGAI LEVEL YANG PALING PENTING DALAM PENJUALAN, BERIKUT YANG BISA DILAKUKAN OLEH MARKETING DALAM SISTEM INFORMASI DEVELOPER PROPERTI INI:
Informasi lebih lajut dapat menghubungi kami di
telp 083893922473
WA 082277061502
Minggu, 09 Desember 2018
Menangkan Strategi Marketing, Closing Terjadi Setelah Melakukan Hal Ini..
22.46belajar marketing pemula, belajar marketing property, cara jadi marketing online, cara jadi marketing rumah, cara jitu marketing propertyNo comments
Layaknya presentasi calon customer yang mampir di sebuah show room mobil bermerk, customer cari kesenangan…penuhilah keinginannya, dan itu hanya sebuah persepsi.
Mainkan persepsinya!
“Bukankan Marketing Properti Pun Berkelas Sama dengan Agent Marketing Mobil Bermerk ? Yang nilainya 100-1M atau lebih!
- Sajikan informasi fitur dan benefit yang sudah terlebih dahulu dibuat/tertuang diselembar kertas rapi (gunanya untuk menunjukkan persepsi kesiapan, kerapian dan elegant dari seorang marketing properti handal).
- Alat bantu seperti tabel harga, lengkapi dengan simulasi cicilan, jelaskan langsung dengan menanyakan/meminta data pribadi dan keterangan umum mengenai penghasilan calon customer.
- Sampaikan tambahan-tambahan program/gimmick produk.
- Tentukan aturan-aturan transaksi
- Tawarkan cara bayar yang menarik
- Beri waktu singkat untuk memutuskan dengan memanfaatkan program yang terbatas atau waktu program yang seakan hanya pada saat ini atau hari ini berlakunya, nah jika besok pasti berubah lagi harga atau programnya
- Sebelumnya siapkan semua data produk dan semua yang diperlukan dalam satu map rapi bersih bertuliskan perusahaan (agar kesan trust/believe).
- Kartu nama juga jangan lupa disampaikan (hanya untuk disela-sela pembicaraan atau pun menutup proses presentasi).
- Gunakan alat tulis seperti pulpen untuk membantu menuliskan tanggapan atau inputan dari calon customer (agar tercapai kesan marketing serius menanggapi dan menghargai apa yang disampaikan calon customer).
- Perhatikan reaksinya calon customer.
Ok selamat berjualan dan salam closing. Menangkan PERSEPSI Calon Customer, Closing akan terjadi! selanjutnya silahkan simak disini
Kamis, 29 Desember 2016
Pentingnya Kelengkapan Dokumen Dalam Bisnis Properti
Penjualan adalah ujung tombak dari semua bisnis, tak terkecuali bisnis property. Proses penjualan produk property seperti perumahan membutuhkan dokumen agar ketika konsumen setuju untuk membeli unit rumah dapat langsung dilakukan jual beli dalam bentuk pengikatan untuk langkah awal.
Kelengkapan dokumen ini bertujuan agar tertib adminstrasi proyek terjaga sehingga mempermudah dalam mengontrol proyek dan manajemen arus kas. Ini sangat penting diperhatikan karena proses penjualan perumahan tidak sama dengan proses penjualan benda bergerak yang dapat langsung ditransaksikan dalam sekali waktu dan suatu tempat saja.
Setelah terjadi penjualan atau konsumen menyatakan setuju untuk membeli unit rumah yang ditawarkan maka sederet langkah turutannya sudah menanti, bahkan kegiatan tambahan pun kadang harus dipenuhi seperti perubahan bentuk rumah, pindah kavling dan sebagainya. Dimana kondisi tersebut harus dinyatakan dalam bentuk perjanjian tertulis seperti perjanjian perubahan bentuk rumah dan perjanjian pindah kavling.
Apapun kegiatan yang akan dilakukan di proyek yang berhubungan dengan konsumen harus dinyatakan dalam perjanjian tertulis sehingga dalam proses serah terima terlihat bahwa produk yang diserahkan sesuai dengan yang sudah diperjanjikan. Sehingga jika terjadi komplain dari konsumen akan sangat mudah kita menanggapinya. Hindari perjanjian yang bersifat lisan karena hal itu berpotensi menimbulkan masalah di kemudian hari. Karena negara kita menganut sistem hukum positif dimana pembuktian harus dengan bukti tertulis.
Nama atau macam dokumen ini tidak baku sehingga kita bisa menamakan dokumen-dokumen tersebut menurut kenyamanan kita. Yang terpenting adalah dokumen-dokumen tersebut memuat segala sesuatu mengenai penjualan rumah, seperti besarnya Uang Tanda Jadi, Besarnya Uang Muka atau Down Payment (DP) dan kapan pembayaran DP tersebut serta bagaimana proses pembayaran selanjutnya.
Jika pembayaran dengan hard cash harus dipastikan kapan pembayaran dilunasi, begitu juga jika pembayaran secara bertahap harus ditetapkan waktu dan besar pembayarannya dan sanksi atau penalty apabila tidak dibayar tepat waktu.
Jika pembayaran dengan KPR, maka harus dicantumkan besarnya DP dan kesiapan berkas KPR dan proses akad kredit.
Dokumen-dokumen tersebut meliputi:
(1) Booking form atau daftar isian pemesanan.
Booking form ini ditandatangani pada saat konsumen menyatakan setuju untuk membeli rumah. Dalam booking form ini tercantum besarnya booking fee, uang muka dan waktu pembayarannya. Dalam booking form ini juga harus memuat data konsumen dan data-data teknis unit rumah yang dipesan, seperti nomor kavling, tipe rumah dan lain-lain.
Booking form ini bisa juga dikatakan sebagai Perjanjian Pendahuluan Jual Beli
Booking form ini bisa juga dikatakan sebagai Perjanjian Pendahuluan Jual Beli
(2) Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB)
Nama dari perjanjian ini tidak harus PPJB, yang terpenting adalah dalam perjanjian tersebut memuat identitas developer, identitas konsumen, objek yang diperjanjikan dan lain-lain.
Pasal-pasal perjanjian diantaranya harus memuat:
- Harga rumah
- Cara pembayaran rumah, seperti hard cash, bertahap atau KPR
- Pasal-pasal normatif seperti pembatalan, sanksi-sanksi dan lain-lain
- Gambar rencana ruman
- Waktu pembangunan
- Waktu serah terima
- Dan hal lain yang dianggap penting
(3) Surat Perintah Pembangunan
Surat perintah pembangunan ini ditujukan kepada bagian pembagunan yang lazim disebut site manager. Dalam surat perintah pembangunan ini juga memuat data-data teknis rumah dan waktu mulai pembangunan serta lamanya pembangunan.
(4) Surat Perintah Kerja (SPK)
Surat Perintah Kerja ditujukan kepada pelaksana atau kontraktor. Hal yang penting ada dalam Surat Perintah Kerja ini adalah spesifikasi teknis, volume dan harga masing-masing item pekerjaan dan atau nilai borongan. Dalam SPK ini juga harus memuat waktu selesainya pekerjaan atau waktu serah terima rumah.
(5) Berita Acara Serah Terima Rumah
Dokumen ini memuat keterangan bahwa rumah sudah selesai dibangun dan setelah dilakukan pengecekan sesuai dengan yang diperjanjikan dalam dokumen-dokumen sebelumnya. Formatnya tidak baku, yang terpenting adalah adanya keterangan bahwa rumah sudah selesai dibangun dan diserahkan kepada developer untuk diserahkan lagi kepada konsumen.
Seluruh berkas-berkas tersebut di atas harus dibuat sesuai dengan banyaknya unit rumah yang dipasarkan. Sehingga catatan history setiap kavling bisa terekam dengan rapi mulai pada saat pembayaran booking fee sampai dengan serah terima. yuk pelajari lebih dalam tentang bisnis properti disini http://www.theproperty-developer.com/?id=belajarproperti
Item-item tersebut bisa dimodifikasi, ditambah atau dikurangi sesuai dengan kebutuhan.
Workshop Bisnis Properti 2017
08.49belajar marketing pemula, belajar marketing property, cara jadi marketing online, cara jadi marketing rumah, internet properti, marketing properti digital, marketing rumah onlineNo comments
WORKSHOP SPEKTAKULER REVOLUSI PENGEMBANG BERSUBSIDI
25-26 Februari 2017 di Jakarta
| Pemateri : Arief Suryo, RpB. Asprumnas, seorang yang sudah berhasil mendevelop perumahan bersubsidi beberapa lokasi dengan ribuan unit dan di rangkum dalam sebuah panduan lengkap, bagaimana langkah sukses menjadi developer perumahan bersubsidi, sehingga menjadi panduan efektif dalam menjalankan bisnis perumahan flpp, sangat cocok untuk pemula maupun yg sudah terjun dibisnis properti untuk memantapkan ilmunya. |
seat sangat terbatas !!!
WORKSHOP POWERFUL INTERNET MARKETING PROPERTI
29-30 April 2017 di Jakarta
| Faris Vio : Seorang yg telah berhasil meramu strategi dan teknik Langkah Cerdas cara jualan properti melalui internet dan sudah beberapa lokasi dan rumah yang dipasarkan hanya melalui metode IMP |
seat sangat terbatas !!!
WORKSHOP PROPERTY MASTERY INDONESIA (PMI)
20-21 Mei 2017 di Jakarta
| Pemateri : Pamuji. PMi, Pamuji (Developer properti yang sudah membangun ratusan rumah, aktif mengisi training di berbagai perusahaan dan komunitas dan juga seorang praktisi internet marketing). |
seat sangat terbatas !!!











