Sukses Menjadi Developer Perumahan

Properti memang selalu menarik baik dari sisi investasi maupun bisnisnya. Dan ujungnya bisnis adalah MARKETING. Data di Kemenpera menyatakan bahwa lebih dari 13 juta keluarga membutuhkan tempat tinggal. Maka properti menjadi produk konsumsi primer yang menjadi rebutan. Tangkap peluang ini dengan menjadi Powerful Internet Marketing Properti. **This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com

Workshop Bisnis Properti

Materi yang disampaikan mengupas tuntas tentang bisnis perumahan bersubsidi sampai ke akar-akarnya dengan bahasa praktisi yang mudah di pahami oleh semua peserta baik pemula atau pun yang sudah terjun diproperti. **This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Ebook Bisnis Properti

Kini saatnya untuk berbenah diri, belajar menjual dan memasarkan properti dengan smart, mencoba metode baru belajar bagaimana menjual dengan cerdas, Teknik memasarkan yang trend melalui media Eleketronik dan internet harus segera anda kuasai, disini anda sekarang di tempat yang tepat, karena ebook bisnis properti mengulas cara berbisnis properti tanpa ditutup tutupi. **This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Cluster Eksklusif di Kota Bogor

Bangunan Rumah di Pagentongan Residence sangat sedap dipandang mata langgam arsitekturnya. Tampilan keren, enak dilihat, dan tak rentan bocor. Penataan desain optimal dan masih ada ruang terbuka lebih dari 2 meter di halaman belakang, dengan luas bangunan 45 meter persegi dan luas tanah 80 meter persegi, rumah ini sangat nyaman ditinggali ditambah lagi legalitas yang sudah lengkap Sertifikat sudah Pecah dan IMB sudah terbit. **This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Kenapa Harus Bisnis Properti ?

Bisnis Properti adalah ibu dari segala bisnis. Bagaimana tidak, sifat ibu adalah mengayomi dan membesarkan.. Bisnis Properti itu BISNIS MULIA. MULIA karena membantu banyak orang untuk mewujudkan rumah impian. Bisnis Properti itu MENYEMBUHKAN. Menyembuhkan apa? Menyembuhkan perekonomian negara. Karena padat modal dan padat karya serta investasi sektor riil.. **This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label rumah subsidi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label rumah subsidi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 07 September 2016

Developer Paparkan Sejumlah Masalah Program Rumah Subsidi

Program rumah subsidi di Indonesia sangat diminati oleh masyarakat Indonesia, khususnya para pencari rumah pertama (first time buyer).
Harga yang terjangkau, uang muka dan cicilan yang rendah menjadi daya tarik rumah subsidi. Namun, di sisi pengembang, program rumah subsidi memiliki beberapa kekurangan.
Irfan Firmansyah, Ketua REI Jawa Barat (Jabar), mengatakan bahwa sedikitnya ada tiga kekurangan dalam pelaksanaan program rumah subsidi dari kaca mata pengembang.

Selasa, 19 Januari 2016

Tahun Ini, REI Bangun 240 Ribu Rumah Subsidi


RumahCom – Memasuki 2016, persatuan perusahaan Real Estat Indonesia (REI) menargetkan pembangunan 240 ribu rumah subsidi. Hal ini sebagai salah satu bentuk dukungan REI terhadap Program Sejuta Rumah yang dibesut pemerintah tahun lalu.
“Kami optimistis Program Sejuta Rumah dapat berjalan lebih efektif di tahun ini. Banyak sekali perubahan dan perbaikan yang dilakukan pemerintah. Kami akan terus mengawal di lapangan agar semua perubahan dan perbaikan ini berjalan secara efektif secara operasional,” papar Eddy Hussy, Ketua Umum DPP REI kepada sejumlah wartawan, Senin (18/1).
Eddy mengatakan, realisasi pembangunan rumah subsidi—dengan fasilitas  likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP)—selama 2015 yang mencapai 164.360 unit sudah cukup baik, mengingat Program Sejuta Rumah baru dicanangkan akhir April 2015.
“Di tahun ini, kami menargetkan pembangunan 240.000 unit rumah subsidi lewat pembiayaan FLPP. Ini adalah target yang realistis dan kami akan melakukan evaluasi terus menerus untuk melihat perkembangan yang terjadi,” imbuhnya.
Terkait dengan kenaikan harga rumah subsidi tahun ini, Eddy mengatakan hal tersebut tak akan berpengaruh pada penyerapan rumah subsidi. Justru kenaikan harga yang cuma 5% per tahun itu terlalu rendah, sehingga suplai bisa habis. Karena harga lahan naik lebih tinggi dibanding harga material.
Menyoal beberapa daerah yang tak bisa menyuplai rumah subsidi, seperti Yogyakarta dan Bali—dimana harga lahan sudah terlalu tinggi untuk dibangun rumah subsidi—REI mengusulkan kepada Pemerintah agar mengucurkan “KPR FLPP paket kedua” untuk membiayai masyarakat dengan penghasilan Rp4 juta – Rp7 juta per bulan.
“Seiring dengan meningkatnya urbanisasi, kebutuhan perumahan banyak di perkotaan yang padat penduduk. Umumnya masyarakat perkotaan memiliki penghasilan di atas Rp4 juta per bulan. Mereka tak bisa mengakses rumah subsidi, tetapi juga tak mampu membeli rumah, karena harga rumah sudah tinggi,” jelas Eddy. “Untuk itulah KPR FLPP paket kedua diperlukan.”
Anto Erawan
Penulis adalah editor Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke: antoerawan@rumah.com atau melalui Twitter: @AntoSeorang

Sumber : Rumah.Com



Baca juga produk bisnis properti :

Kamis, 04 Juni 2015

Cicilan Rumah Subsidi Hanya Rp500 Ribu per Bulan!



Program sejuta rumah yang diluncurkan pemerintah akhir April lalu, menawarkan beragam kemudahan. Selain uang muka yang hanya 1%, cicilan rumah pun sangat terjangkau, yaitu Rp500 ribu – Rp600 ribu per bulan.

Di sisi lain, rumah subsidi dengan tenor 20 tahun ini mematok bunga KPR 5%, turun dari sebelumnya sebesar 7,5%.

“Rumah murah ini akan dibangun di seluruh provinsi di Indonesia secara bertahap,” kata  Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Syarif Burhanuddin kepada Liputan6.com.

Dia menuturkan, ketentuan untuk mendapatkan kemudahan ini, konsumen harus memiliki pendapatan maksimal Rp4 juta per bulan. Sedangkan untuk rumah susun, penghasilan maksimal Rp7 juta per bulan.
“Kalau bicara satu juta rumah, targetnya tidak cuma masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), tapi non MBR juga bisa membelinya,” terangnya.

Namun bedanya, masyarakat non MBR tidak bisa mendapatkan subsidi dari pemerintah. Dari total sejuta rumah yang dibangun, sekitar 600 ribu unit rumah dialokasikan untuk masyarakat berpenghasilan rendah.

Sumber : Rumah.Com



Dapatkan juga Produk Properti disini :