Selasa, 19 Januari 2016

Tahun Ini, REI Bangun 240 Ribu Rumah Subsidi


RumahCom – Memasuki 2016, persatuan perusahaan Real Estat Indonesia (REI) menargetkan pembangunan 240 ribu rumah subsidi. Hal ini sebagai salah satu bentuk dukungan REI terhadap Program Sejuta Rumah yang dibesut pemerintah tahun lalu.
“Kami optimistis Program Sejuta Rumah dapat berjalan lebih efektif di tahun ini. Banyak sekali perubahan dan perbaikan yang dilakukan pemerintah. Kami akan terus mengawal di lapangan agar semua perubahan dan perbaikan ini berjalan secara efektif secara operasional,” papar Eddy Hussy, Ketua Umum DPP REI kepada sejumlah wartawan, Senin (18/1).
Eddy mengatakan, realisasi pembangunan rumah subsidi—dengan fasilitas  likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP)—selama 2015 yang mencapai 164.360 unit sudah cukup baik, mengingat Program Sejuta Rumah baru dicanangkan akhir April 2015.
“Di tahun ini, kami menargetkan pembangunan 240.000 unit rumah subsidi lewat pembiayaan FLPP. Ini adalah target yang realistis dan kami akan melakukan evaluasi terus menerus untuk melihat perkembangan yang terjadi,” imbuhnya.
Terkait dengan kenaikan harga rumah subsidi tahun ini, Eddy mengatakan hal tersebut tak akan berpengaruh pada penyerapan rumah subsidi. Justru kenaikan harga yang cuma 5% per tahun itu terlalu rendah, sehingga suplai bisa habis. Karena harga lahan naik lebih tinggi dibanding harga material.
Menyoal beberapa daerah yang tak bisa menyuplai rumah subsidi, seperti Yogyakarta dan Bali—dimana harga lahan sudah terlalu tinggi untuk dibangun rumah subsidi—REI mengusulkan kepada Pemerintah agar mengucurkan “KPR FLPP paket kedua” untuk membiayai masyarakat dengan penghasilan Rp4 juta – Rp7 juta per bulan.
“Seiring dengan meningkatnya urbanisasi, kebutuhan perumahan banyak di perkotaan yang padat penduduk. Umumnya masyarakat perkotaan memiliki penghasilan di atas Rp4 juta per bulan. Mereka tak bisa mengakses rumah subsidi, tetapi juga tak mampu membeli rumah, karena harga rumah sudah tinggi,” jelas Eddy. “Untuk itulah KPR FLPP paket kedua diperlukan.”
Anto Erawan
Penulis adalah editor Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke: antoerawan@rumah.com atau melalui Twitter: @AntoSeorang

Sumber : Rumah.Com



Baca juga produk bisnis properti :

0 komentar:

Posting Komentar