Berbagai perusahaan berlomba membuat "rumah pintar" versinya sendiri,
tidak terkecuali perusahaan otomotif, Honda. Bersama University of
California, Davis (UC Davis), Honda membangun rumah pintar versinya di
California.
Perusahaan otomotif ini menggabungkan dua penghasil karbon terbesar, yaitu rumah tangga dan mobil, untuk membuat satu tempat tinggal yang ramah lingkungan. Rumah buatan Honda ini "bukan ide yang bodoh". Berikut ini alasannya.
Perusahaan otomotif ini menggabungkan dua penghasil karbon terbesar, yaitu rumah tangga dan mobil, untuk membuat satu tempat tinggal yang ramah lingkungan. Rumah buatan Honda ini "bukan ide yang bodoh". Berikut ini alasannya.
Tidak sembarang membuat rumah dengan cap "pintar", Honda dan UC Davis
memperhatikan hal-hal detail yang ada pada rumah tersebut.
Pertama-tama, mereka mempelajari arah sinar matahari dan bayangan untuk
mengurangi biaya pengaturan suhu rumah. Mereka juga menggunakan jendela
tiga lapis, dinding konstruksi ganda, atap khusus, dan material istimewa
seperti beton yang diberi pozzolan dan post-tensioning untuk mengurangi jejak karbon.
Rumah ini dibangun dengan kayu bersertifikat FSC. Menurut Green Building Advisor, atap bajanya pun memiliki standar tinggi.
Kedua, rumah ini memiliki sistem pemanas yang sangat rumit. Grey water
atau air hujan dan air yang sudah digunakan akan masuk ke dalam tangki
di taman, dibuat melewati pompa panas untuk menghangatkan dan
mendinginkan rumah melewati lantai dan plafon.
Selain itu, Ben Schiller dari Fastcoexist mencatat, rumah
ini memiliki pembangkit listrik tenaga surya 9,5 kilowatt, 10 kilowatt
baterai untuk menyimpan kelebihan daya, sistem manajemen energi rumah
dari Honda, dan sebuah mobil listrik di garasi.
Menurut Schiller, dengan menggunakan prinsip desain pasif, rumah ini
akan lebih dingin di musim panas dan lebih hangat di musim dingin.
Sistem pompa geothermal akan mengurangi biaya pemanas dan pendingin
udara.
Ketiga, rumah tersebut menggunakan pencahayaan dari lampu
berteknologi LED. Teknologi pencahayaan ini memungkinkan penghuni rumah
menyesuaikan temperatur lampu sesuai kebutuhan. Honda dan peneliti dari
California Lighting Technology Center di UC Davis pun tengah berusaha
mengeksplorasi pengaturan warna lampu.
Jika mampu mengatur warna lampu dengan mudah, pemilik lampu bisa
menelusuri rumah dengan mudah dan aman di malam hari, kemudian kembali
beristirahat. Pasalnya, lampu berwarna kekuningan yang redup di malam
hari cukup menerangi tanpa menyiutkan rhodopsin di mata manusia. Mata
bisa melihat dalam cahaya remang.
Anda juga bisa menyimak video pembuatan dan penjelasan rumah yang
dibuat oleh arsitek Lim Chang Rohling & Associates, kontraktor
Monley Cronin, desainer interior MAK Design+Build, dan konsultan energi
Davis Energy Group, berikut ini.
Sumber : KOMPAS.Com
50.000 Inspirasi Desain Rumah, disini
Panduan Cerdas Internet Marketing Properti, disiniPanduan Sukses Belajar Properti, disini
Lengkapi Sistem Informasi Properti Anda, disini








0 komentar:
Posting Komentar